Mengemudi

03Des08

Ketegangan otot dapat terjadi baik pada pengemudi ataupun penumpang mobil, apalagi saat melakukan perjalanan jauh. Selama duduk untuk periode lama dan pada posisi yang statis, maka sangat penting bagi penumpang untuk merubah posisi anda dari waktu ke waktu. Bergerak secara teratur dan menghindari duduk dengan menumpang kaki atau menyilangkan kaki akan membuat anda merasa lebih nyaman.
Bagi pengemudi dan penumpang mobil, sangat baik jika anda berhenti secara regular, khususnya jika mulai merasa lelah. Latihan peregangan ringan setiap jam dapat membuat anda lebih terjaga.

Akibat menyetir, terutama menyetir untuk waktu lama dan sering adalah:

1. Nyeri pada leher, punggung dan bahu.
2. Cramps, sirkulasi yang tidak baik pada tungkai dan bokong.
3. Cedera pada punggung, terutama jika anda mengangkat benda segera setelah menyetir untuk waktu yang lama.
4. Untuk jangka waktu lama , menyetir bisa menyebabkan degenerasi dan herniasi diskus spinalis.

Ada 2 faktor utama penyebab terjadinya cedera kronik pada leher dan punggung akibat menyetir, yang jika terjadi bersama-sama akan cukup besar menimbulkan cedera kronik pada punggung, yaitu :
1. Duduk untuk periode waktu yang lama.
2. Getaran pada seluruh tubuh.

Duduk dengan postur yang benar saat mengemudi akan mengurangi tegangan di tulang belakang dan sendi-sendi serta mencegah kelelahan otot.

Postur duduk yang benar saat mengemudi untuk menghindari cedera pada punggung

1. Jika memungkinkan posisi sandaran kursi 110 derajat dari paha (untuk mengurangi tekanan pada diskus dan merelaksasi otot-otot punggung).

2. Distribusikan berat badan anda merata ke kedua panggul anda.

3. Tekuk lutut pada sudut yang tepat. Pertahankan lutut pada posisi sama atau lebih tinggi sedikit dari panggul.

4. Usahakan bahu tetap relaks, siku menekuk dengan pas dan jari-jari mencengkram ringan pada kemudi .

5. Atur sandaran kepala, sehingga pertengahan sandaran kepala sejajar dengan ujung atas telinga.

6. Pastikan sistem suspensi bekerja dengan baik. Bisa juga ditambahkan bantalan pada kursi yang bisa mengurangi getaran.

7. Setel kursi dan kemudi dengan pas. Pastikan anda dapat menekan pedal tanpa menggerakkan punggung bawah ke depan lepas dari sandaran kursi.

8. Seluruh bentuk kurva normal pada punggung belakang harus tetap terjaga saat kita duduk. Lumbar support (penyangga punggung bawah) atau gulungan handuk yang diletakkan di punggung bawah, dapat membantu anda mempertahankan kurva normal pada tulang belakang.

9. Jika memungkinkan, maju atau mundurkan kursi setiap 20-30 menit. Ini akan merubah arah getaran di tubuh kita. Tapi, harus tetap cukup untuk bisa melihat ke arah jalan.

10. Jangan duduk berselonjor.

11. Jika bisa, istirahat atau melakukan peregangan secara regular. Cukup 5 menit setiap satu jam.

12. Hindari mengangkat benda segera setelah mengemudi. Karena otot-otot anda sedang lelah, ligamentum teregang, dan ini bisa menimbulkan cedera pada diskus spinalis. Lakukan peregangan dan istirahat 1-2 menit , sebelum mengangkat benda berat setelah mengemudi.



No Responses Yet to “Mengemudi”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: